pentingnya cover

Hari ini aku baru paham akan pentingnya sebuah “cover” . Sebuah barang berharga selayaknya menggunakan cover yang bagus. Tak akan terlihat berharga jika barang itu tanpa cover yg bagus. Meskipun hati kecilku menentang, betapa sombongnya cover. Dan isi tak lagi terlihat ketika cover penutupnya buruk. Begitulah pentingnya cover, . aku sendiri kadang tersenyum apabila kebanyakan orang menilai hanya dari cover. Cover tidak sesuai, tapi sebenarnya yg kita butuhkan adalah isinya. meskipun isi lebih bagus dari apa yang kita inginkan akan tetapi cover telah membatalkan itu semua. Sungguh malang nasib “isi” yang tak pernah terlihat baik. Gara – gara covernya tidak baik. Begitulah kawan,.. [ ... ]

aku hari ini

seorang pemuda bercerita tentang harinya hari ini, yg dianggap sebagai bentuk cintanya Tuhan kepadanya. pemuda yang sehari-hari yg selalu menikmati banyak kenikmatan yg membuatnya lupa akan syukurnya kepada Tuhannya, kini tersenyum bahagia dalam ketidaksehatnya badan. tapi pemuda itu mengharap ini adalah bentuk rasa cintanya Tuhan kepadanya. ia berfikir alangkah jauhnya apabila dia tidak mendapatkan rasa sakit ini. Ia pasti akan lebih jauh lagi bergeser dari zona keberkahan. karena semua yg berasal dari Tuhan adalah kebaikan untuk hambanya. hanya saja kita sebagai hamba yang selalu salah menyalahkan kebijakan Tuhan.

Gang Dolly

Aku telah menangis lama melihat ketidak berdayaanku melihat kemaksiatan yang begitu mendunia. Telah lelah diri ini mencari sang pemberani pelurus iman. Dengan mengatas namakan kebutuhan, mereka menghancurkan iman. Sungguh betapa parah negeri ini, bau busuk tak lagi menjadi gangguan. Mencium busuknya bangkai dinegeri ini dianggap sebuah kewajaran yang tak bisa dihilangkan. Jangan-jangan hal itu terjadi karena ulah kita yang tak pernah peduli dengan saudara kita yang terjerumus dalam kemaksiatan. Atau jangan-jangan hal itu terjadi karena lemah iman didada ini. Sungguh hari ini aku ingin bersimpuh dihadapanMu. Untuk memohon ampun karena lemahnya iman ini, secara tidak langsung kita telah merestui kemaksiatan itu terjadi. Bukankah pelaku [ ... ]

Mengasihani diri

Seorang yang manusia harus sadar bahwa dia itu lemah. Untuk itu dia haruslah butuh yang Tuhan. Seorang manusia harusnya sadar bah dia itu diciptakan untuk kembali. Untuk itu dia harus siapkan diri dengan baik. Semua pasti dan sudah paham tentang dua hal itu yaitu lemah dan akan kembali. Dan muncullah pertanyaan, bagaimana bisa kembali bila manusia itu lemah? . Lemah diciptakan Tuhan supaya manusia dapat kembali kepada TuhanNya. Lemah diciptakan supaya manusia membutuhkan Tuhan. Jangan pernah menyalahkan Tuhan tentang kelemahan kita, tapi bersyukurlah karena lemah bisa membuat kita mengingat kembali bahwa pertolongan Tuhanlah yang akan menyelesaikannya. Mengingat bahwa kita akan kembali kepada [ ... ]

dukaku

Siapa yang ingin berduka? pastilah tidak ada, tapi duka memang tidak bisa dihindari oleh manusia, baik kaya atau miskin pastilah akan merasakan duka. Akupun sadar tentang hal itu, namun kata “tapi” terus membantah dan mencari pembenaran dalam diri ini. Terus teranglah diri ini mengeluh dalam duka , meski hati turus mencari pembenaran tentang alasanku berduka. wahai tuhanku, kenapa hambaMu ini lemah sekali seperti ini, seperti tak pernah tau akan keagunganMu. Apakah hambaMu ini memang tak pantas lagi disebut hambaMu?. Lalu harus kemana hambaMu ini mencari penolong selain kepadaMu. Sungguh tiada yang Tuhan yang pantas kami mohon selain kepadaMu yaa Allah.. ampunilah [ ... ]

ooh bulanku

ohh bulanku, ingin ku segera menemuimu, meski tak lama lagi kita berjumpa, tapi hati ini sungguh tak kuat menunggu begitu lama terasa hari berjalan. ohh bulanku, sungguh jangan kau tinggalkan sedetikpun kali ini. ijinkan aku selalu bernafas dengan keagungganmu. tak ingin aku mengabaikanmu lagi nanti. tak ingin lagi bernafas tanpa keinginanmu. tak ingin bergerak tanpa perintahmu. wahai bulanku yang penuh keberkahan, jangan kau buat aku menyesal lagi seperti tahun kemarin.bantulah diriku untuk selalu bersamamu. sungguh jangan pernah sekalipun kau meninggalkanku.. Wahai bulan ini berilah jalan terbaik pada bulan ini, sehingga aku nanti bisa bertemu dengan bulanku. Wahai sang pencipta bulanku, perkenankan aku bertemu dengan [ ... ]

Renungan

duduk disini memang menentramkan, sambil membaca surat cinta dariMu. adalah sebuah karunia yang terindah yang tiada terukur. Sebotol teh dingin membasahi dan menyejukkan kerongkongan. Alangkah leganya setelah menenggakanya. Hujan turun bak musik ilahi yang begitu indah, menyajikan pemandangan yang menentrampan jiwa. terasa dekat makhluk ini ini denganMu. Mungkin inilah kekufuran pertama manusia jika mendapatkan nikmat. Lupa akan jumlah dosa yang dipikulnya. Kulanjutkan membaca surat cintaMu untuk memahami maksud yang Engkau firmankan. meski manusia ini sungguh tak pantas memahami  firmanMu dengan kapasitas ilmu yang ku miliki . Ampuni aku wahai Tuhanku. Terus ku baca surat cintaMu, tiba-tiba mata ini membelalak ketika suratMu [ ... ]

Mencari wanginya

Tegelam dalam jeratan kegelapan yang tak dapat dihindari oleh seorang yang sakti. Mata tak lagi bisa menatap kebenaran, yang terlihat hanya kegelapan dengan sajian yang mempesona. Tak kan lupa diri ini memohon ampunan kepadaMu. Langkah tak lagi tegap, karena duri duri dunia semakin tajam dan runcing, memohon darah mengalirkan dimata  mereka. Hanya tarikan nafas yang terdalam yang bisa ku kerjaka untuk meredam gemuruhnya getaran jiwa. Masih kah hamba di ijinkan untuk merasakan manisnya iman yang dulu pernah tercium baunya di hidungku. Wanginya iman kini malah pergi menghilang terlindas oleh nafsu yang berkedok kebutuhan. Kini pun aku mencoba bangkit mencari wanginya iman yang [ ... ]

Kisah Do’a

Tengelam dalam jeratan kegelapan yang tak dapat dihindari oleh seorang yang sakti. Mata tak lagi bisa menatap kebenaran, yang terlihat hanya kegelapan dengan sajian yang mempesona. Tak kan terjebak diri ini memohon kepadaMu. Langkah tak lagi tegap, karena duri duri dunia semakin tajam dan runcing, memohon darah mengalirkan dimata  mereka. Hanya tarikan nafas yang terdalam yang bisa ku kerjaka untuk meredam gemuruhnya getaran jiwa. Masih kah hamba di ijinkan untuk merasakan manisnya iman yang dulu pernah tercium baunya di hidungku. Wanginya iman kini malah pergi menghilang terlindas oleh nafsu yang berkedok kebutuhan. Kini pun aku mencoba bangkit mencari wanginya iman yang dulu [ ... ]
  • Cari Artikel

  • Theme Credit